Cara Masak Onion Ring yang Enak dan Renyah

Banyak artikel yang sudah pernah membahas cara masak onion ring. Di sini kita juga akan membahasnya akan tetapi secara lebih detail lagi. Dan juga serta manfaat dari bawang bombay.

Sebelumnya kita juga pernah membahas resep bawang bombay. Kali ini kita akan membahas cara buat onion ring. Simak Penjelasan berikut !

Onion Ring

Onion Ring

Onion ring adalah salah satu jajanan terpopuler di Indonesia. Camilan onion ring dengan campuran mentega ini memiliki rasa renyah yang menggugah selera. Tak heran, onion ring saat ini menjadi camilan paling populer, paling laris dari semua kalangan.

Biasanya onion ring disajikan dengan tempura goreng, ayam goreng, dan aneka masakan lainnya. Rasanya yang hangat dan manis, jadi camilan ini cocok dipadukan dengan mayonaise dan sambal pedas tergantung selera Anda.

Jajanan berbahan dasar bawang merah ini terkenal tidak hanya di Indonesia, tapi juga sangat populer di luar negeri. Banyak restoran steak dan pasta bahkan menyajikan onion ring sebagai menu utama mereka. Ini karena rasanya yang menggoda dan selalu membuat ketagihan.

Jika ingin menikmati onion ring yang enak, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Nah di sini kita juga akan membahas apa sih manfaat dari bawang bombay sendiri ? Simak artikel berikut !

Manfaat Bawang Bombay untuk Kesehatan

1. Menjaga Kekebalan Tubuh

Bombai mengandung beberapa mikro-mineral unggulan seperti selenium dan fluor. Selenium memang dibutuhkan dalam jumlah sedikit oleh tubuh, namun nutrisi ini memegang peranan penting. Tes biokimia menunjukkan bahwa selenium adalah antibiotik dan antioksidan yang baik.

Dalam fungsi ini, keberadaan selenium sangat penting untuk menjaga stamina atau imunitas.

  2. Sumber Makanan Rendah Gula Dan Hampir Bebas Lemak

Bawang telah terbukti hanya memiliki 40 kkal kalori / 100 gram bahan. Kontribusi kalori pada umbi Liliaceae ini adalah karbohidrat. Oleh karena itu, dapat dikatakan bawang bombay hampir bebas lemak, sehingga kalori dari lemak tidak signifikan.

Karbohidrat dalam bawang bombai terdiri dari monosakarida, polisakarida, dan serat. Total gula yang terkandung dalam umbi ini hanya 4,24 g / 100 g bahan. Dengan cara ini, bawang bombay juga merupakan makanan rendah gula.

3. Memperkuat Struktur Gigi

Seperti halnya selenium, fluor merupakan mineral yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah sedikit. Di dalam tubuh, fluor bisa berguna untuk menjaga keseimbangan reaksi enzimatis. Fluor juga berguna dalam menjaga kepadatan sel-sel pembentuk gigi. Dalam hal ini, fluor memperkuat struktur gigi.

4. Kebutuhan Vitamin C Harian yang Cukup.

Bawang bombay memiliki kandungan vitamin C yang bisa dibilang cukup tinggi. 100 gram bawang bombay mengandung vitamin C, yang merupakan 12 persen dari kebutuhan vitamin C harian orang dewasa.

Jadi, mengonsumsi bawang merah sangat dapat membantu seseorang memenuhi kebutuhan vitamin C-nya yang seringkali tidak terpenuhi karena berbagai alasan.

Beberapa hal yang dapat menghambat tubuh dalam menyerap vitamin C secara optimal, yaitu: Tubuh sedang sakit sehingga usus halus tidak dapat menyerap vitamin C dengan baik. Diare sedang. Meminum obat yang memiliki efek pencahar (laksatif) atau diuretik.

5. Menurunkan Kolesterol dan Gula Darah

Selain vitamin C, bawang bombai juga tinggi vitamin B3 dan vitamin B9 (asam folat). Vitamin B3 memiliki beberapa fungsi di dalam tubuh.

Vitamin yang larut dalam air ini dibutuhkan antara lain untuk menjaga kestabilan kadar gula darah, menurunkan kolesterol, menyerap lemak, dan menjaga keseimbangan genetik dalam sel.

Bagi penderita kolesterol tinggi atau diabetes, usahakan mengonsumsi bawang merah secara teratur untuk membantu menurunkan kadar kolesterol dan gula darah. Tak hanya itu, bawang bombay juga baik untuk kesehatan jantung.

Secara khusus, karena mengandung asam folat, bawang bombai dapat melindungi dari kerusakan pembuluh darah yang menyebabkan serangan jantung.

6. Pencegahan Infeksi

Kemampuan bawang bombai lainnya adalah insektisida, parasitisida, antibiotik dan agen antijamur. Dengan kemampuan tersebut, bawang merah dapat mencegah kemungkinan agen infeksi yang menyerang tubuh dalam kondisi lemah.

Misal, jika Anda memotong pisau, Anda bisa mengoleskan irisan bawang merah pada bagian tubuh yang terluka untuk mencegah infeksi yang berkepanjangan. Penggunaan bawang merah juga dilaporkan dapat membersihkan jerawat.

Caranya adalah dengan mengolesi jerawat dengan air bawang parut. Terapi ini dipercaya bisa membuat jerawat cepat kering.

7. Meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) Anda

Dalam penelitian Dr. Gurewich di Harvard Medical School ditemukan bahwa konsumsi bawang secara teratur meningkatkan kadar HDL, meskipun kolesterol total tidak menurun secara signifikan. Namun, kolesterol jahat (LDL) otomatis menurun.

8. Anti Kanker

USA Ahli Anti Kanker Michael Wargovich menyatakan bahwa bawang bombay merupakan obat anti kanker yang potensial. Jenis kanker yang bisa dilumpuhkan antara lain kanker payudara, kanker usus besar, dan kanker esofagus.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di University of Hawaii, ditemukan bahwa orang yang rutin makan bawang bombay dalam menu hariannya memiliki risiko 50 persen lebih rendah terkena kanker paru-paru dibandingkan orang yang tidak makan bawang sama sekali.

Kemampuan anti kanker bawang merah dipengaruhi oleh senyawa organosulfur. Senyawa ini merupakan asam amino dengan rantai belerang yang memberi aroma kuat pada bawang.

Selain itu, kemampuan anti kanker bawang merah didukung oleh adanya fitokimia yang juga berperan sebagai antioksidan.

9. Pengencer Darah Yang Baik

Tes in vitro di University of Wisconsin-Medison menunjukkan bahwa senyawa organosulfur dalam bawang bombay bisa menjadi pengencer darah yang sangat ampuh dan aman.

10. Mencegah Osteoporosis

Bawang dikatakan mengandung kalsium yang terhitung lumayan. Kalsium dibutuhkan untuk mencegah osteoporosis. Sebuah penelitian yang dilakukan di Bern, Swiss menemukan bahwa bawang merah berpotensi berdampak pada pencegahan osteoporosis.

Efek ini bahkan lebih baik bila dibandingkan dengan obat kimia kalsitosin yang banyak dokter rekomendasikan sebagai obat untuk penderita osteoporosis.

Kandungan diallysilfide dalam bawang bombay dapat mengaktifkan osteoblas untuk bersaing dengan osteoklas, yang memecah tulang hingga kepadatannya menurun.

Untuk menjaga keseimbangan tulang, tidak hanya kalsium dan fosfor yang dibutuhkan, tetapi osteoblas juga harus tersedia untuk menjaga kepadatan sel pembentuk tulang. Dengan cara ini, kualitas tulang akan lebih baik.

11. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

Bawang merupakan sumber serat dan prebiotik yang kaya, yang diperlukan untuk kesehatan usus yang optimal. Prebiotik merupakan jenis serat yang tidak dapat dicerna yang malahan dipecah oleh bakteri usus yang sangat menguntungkan.

Bakteri usus memakan prebiotik dan membuat asam lemak rantai pendek – termasuk asetat, propionat, dan butirat. Penelitian telah menunjukkan bahwa asam lemak rantai pendek ini membantu meningkatkan kesehatan usus, meningkatkan kekebalan, mengurangi peradangan pencernaan.

Selain itu, mengonsumsi makanan yang kaya prebiotik membantu meningkatkan jumlah probiotik seperti strain lactobacillus dan bifidobacteria, yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan.

Diet tinggi prebiotik juga dapat membantu meningkatkan asupan mineral penting seperti kalsium, yang dapat meningkatkan kesehatan tulang. Bawang sangat kaya akan inulin prebiotik dan fructooligosaccharides.

Senyawa tersebut dapat membantu meningkatkan jumlah bakteri baik di dalam usus dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

Cara Masak Onion Ring

1.Resep Onion Ring Original

Bahan-bahan :

  • 2-3 bawang bombay ukuran besar
  • 500 gram tepung terigu
  • 6 sm tepung maizena
  • Bubuk bawang putih secukupnya
  • 1 butir telur
  • Merica bubuk secukupnya
  • Soda kue 1
  • Garam secukupnya
  • susu cair putih / susu bubuk dengan air
  • Minyak untuk menggoreng

Cara Membuat Onion Ring Original :

  1. Kupas bawang bombay menggunakan mesin pengupas bawang. Potong menjadi lingkaran dan hapus 1 per 1
  2. Siapkan bahan celup: susu, 1 m tepung maizena dan 1 butir telur kocok
  3. Menyiapkan bahan tepung: tepung terigu, baking powder, 5m tepung maizena, garam, merica dan bubuk bawang putih. Campur dengan baik
  4. Celupkan bawang bombay ke bahan pewarna, lalu gulung ke dalam bahan tepung
  5. Panaskan wajan, oleskan minyak panas dan goreng bawang bombay hingga berwarna keemasan
  6. Angkat dan tiriskan. Sajikan hangat dengan sambal isi. Nikmati bersama keluarga di rumah.

2.Resep Onion Ring Pedas

Bahan-bahan :

  • 2 bawang bombay, potong lingkaran
  • 80 gram tepung terigu
  • Tepung panir secukupnya
  • 30 gram tepung jagung
  • 1/2 sdt soda beku
  • Garam secukupnya
  • 1 sendok teh kaldu bubuk
  • Bubuk cabai 1 sendok teh
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • Air dingin secukupnya
  • Minyak goreng

Cara Membuat Onion Ring Pedas :

  1. Campur tepung terigu, maizena, garam, merica, bubuk cabai, telur, kaldu soda, kaldu bubuk dan air es hingga tidak lagi mengental
  2. Olesi bawang bombai dengan campuran tepung
    Anda juga bisa menyiapkan tepung terigu secara terpisah sebagai bahan baluran.
  3. Celupkan bawang bombay ke dalam adonan, olesi dengan tepung panir dan goreng, angkat dan sajikan dengan saus
  4. Semoga berhasil mencobanya

Demikian merupakan artikel yang membahas cara masak onion ring. Semoga dapat bermanfaat dan membantu kalian. Selamat untuk mencoba.