Definisi Akomodasi, Tujuan, Jenis, Unsur, Dan Contohnya

Definisi akomodasi

Definisi Akomodasi adalah upaya untuk menyelesaikan masalah atau konflik yang terjadi antara dua pihak atau lebih untuk mencapai kondisi yang lebih menguntungkan.

Menurut Kuliahpendidikan.com adalah salah satu cara menyelesaikan masalah antara banyak pihak tanpa menggulingkan salah satu pihak. Perjanjian tersebut diharapkan menjadi solusi yang bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat dalam konflik.

definisi akomodasi

Adaptasi adalah istilah yang banyak digunakan oleh sosiolog untuk menggambarkan situasi di mana individu atau kelompok yang bersaing mencoba menyesuaikan hubungan mereka untuk mengatasi masalah yang terjadi.

Bahkan, istilah umum sering digunakan untuk beberapa daerah. Misalnya, psikologi, perjalanan dan mata. Studi ini membahas gagasan akomodasi dalam konteks psikologis.

  • Psikologi: Kata akomodasi mengacu pada adaptasi perilaku manusia.
  • Perjalanan berarti akomodasi untuk pelancong seperti hotel dan pensiun.
  • Eye, kata akomodasi mengacu pada pengaturan di mata untuk melihat atau fokus pada tampilan.

Tujuan akomodasi

Dengan mengacu pada pemahaman sebelumnya tentang akomodasi, tujuan utama adalah untuk mengurangi atau menyelesaikan masalah yang terjadi antara individu atau kelompok. Tidak jarang terjadi konflik yang sulit dikelola. Oleh karena itu, pihak ketiga diperlukan sebagai perantara.

Beberapa tujuan akomodasi adalah sebagai berikut:

  • Meminimalkan terjadinya konflik antara individu atau kelompok karena perbedaan pandangan.
  • Mencegah kemungkinan konflik yang dapat menyebabkan perang.
  • Memfasilitasi kolaborasi terpisah antara kelompok sosial yang berbeda karena perbedaan budaya dan faktor sosial.
  • Temui kelompok sosial dengan latar belakang dan tujuan yang berbeda.

Fitur properti

Adaptasi biasanya dimulai dengan upaya untuk mengurangi berbagai zona konflik dari pihak-pihak yang berkonflik sehingga masalah dapat diselesaikan dengan segera. Beberapa fitur akomodasi adalah sebagai berikut:

  • Kebutuhan perumahan muncul karena konflik atau permusuhan.
  • Akomodasi bersifat universal.
  • Adaptasi adalah proses berkelanjutan atau terjadi terus menerus.
  • Akomodasi adalah kombinasi perasaan cinta dan kebencian.

Bentuk akomodasi

Menurut pemahaman sebelumnya tentang akomodasi, ada berbagai bentuk akomodasi yang sering digunakan untuk menyelesaikan perselisihan. Bentuk akomodasi adalah sebagai berikut:

  1. Komitmen

Komitmen adalah bentuk mediasi di mana pihak-pihak yang terlibat dalam konflik dengan sengaja mengurangi tuntutan mereka sehingga konflik dapat diselesaikan dengan lebih mudah dan lebih cepat.

  1. Arbitrasi

Arbitrase adalah bentuk akomodasi di mana para pihak dari pertemuan bertemu untuk menemukan pusat masalah yang muncul untuk menyelesaikan perselisihan.

3. Tugas

Patt adalah bentuk penempatan di mana salah satu bagian yang berperang berhenti pada titik tertentu karena keseimbangan kekuatan di setiap bagian.

  1. paksaan

Paksaan adalah bentuk penempatan di mana aplikasi mengandung kekerasan. Secara umum, paksaan dilakukan karena pihak yang bertikai berada dalam posisi atau kekuatan yang lebih lemah.

  1. Arbitrase

Arbitrase adalah bentuk mediasi yang dilakukan oleh pihak ketiga yang bertindak sebagai perantara atau mediator. Pihak ketiga ini akan dipilih dengan persetujuan para pihak yang berselisih sehingga mereka dapat melakukannya.

  1. Toleransi

Toleransi adalah bentuk adaptasi berdasarkan prinsip saling pengertian antara pihak-pihak yang bersengketa. Toleransi terjadi tanpa persetujuan salah satu pihak yang bersengketa.

  1. Penilaian

Ajudikasi adalah bentuk penempatan dalam kasus pengadilan untuk menyelesaikan masalah. Secara umum, keputusan diambil jika para pihak yang berselisih tidak dapat menyelesaikan masalah dengan cara lain.

Fitur – Fitur Akomodasi

Berikut ini adalah karakteristik akomodasi:

Dalam proses akomodasi, dua atau lebih orang yang terlibat dalam perselisihan atau dalam situasi yang tegang biasanya terlibat, sehingga menjadi hambatan bagi mereka untuk bertemu atau bekerja bersama.

Agar proses akomodasi menjadi bias, kedua belah pihak harus bersedia memberi dan menerima untuk mengubah sikap dan berinteraksi satu sama lain dengan menghilangkan atau mengurangi minat mereka.

Akomodasi ini memiliki tujuan yang tidak saling mengganggu, sehingga masing-masing pihak dapat mengetahui dan menerima situasi dan kondisi pihak lain.