Memahami Penyuntingan Buku

Memahami penyuntingan buku atau editing buku adalah sebuah kegiatan yang sangat tidak populer di Indonesia, seperti halnya di dunia. Hal ini disebabkan dunia penerbitan kurang dikenal oleh masyarakat luas. Masyarakat luas hanya tahu sebuah buku terbit ditulis oleh penulis A atau pengarang B. Masyarakat tidak tahu bahwa ada yang berada di penerbit yang memiliki peranan penting dalam pengolahan sebuah buku. Sangat sedikit orang yang mengetahui bahwa penerbitan adalah juga sebuah lahan pekerjaan

Pengetahuan masyarakat akan proses pembuatan sebuah buku masih kurang. Kebanyakan orang hanya tahu bahwa buku hadir di tengah-tengah mereka hanya sebagai media untuk memperoleh informasi Mereka tidak mengetahui bahwa ada proses panjang yang terjadi sebelumnya hingga buku bisa ada di tangan mereka sang pembaca sasarannya.

Hal ini tentu berpengaruh pula pada profesi yang ada di balik dapur penerbitan. Profesi editor dan jasa penerjemah tersumpah misalnya, banyak orang yang tidak tahu, siapa mereka dan apa peran mereka dalam sebuah penerbitan. Banyak orang yang berprofesi sebagai editor berbicara bahwa sebelumnya dirinya sama sekali tidak bercita-cita untuk menjadikan editor sebagai profesinya. Kebanyakan mereka tidak sengaja masuk ke dalam lingkungan dunia penerbitan dan memilih serta menjalani profesi editor. Hanya sebagian kecil orang yang benar-benar belajar ilmu penyuntingan untuk menyunting buku. Selebihnya adalah mereka belajar sendiri secara otodidak sambil bekerja di penerbitan. Mereka memahami alur pekerjaan di penerbitan lewat belajar sambil bekerja (learning by doing).

Selanjutnya ada seorang Penerjemah bahasa yang bekerja menerjemahkan teks-teks bahasa asing untuk diterjemahkan kedalam bahasa sasaran. Tidak sedikit dari mereka merupakan Penerjemah lepas bahkan tidak sedikit yang sudah terjun lebih dulu didunia penerjemahan sebagai juru bahasa atau Jasa interpreter.

Mengenai Penyunting/Editor

Dalam dunia penerbitan, orang yang menyunting naskah disebut penyunting atau editor. Istilah tersebut berasal dari bahasa Inggris editor. Menurut etimologi (asal usul kata), kata editor berasal dari kata Latin editus dengan bentuk verbarya edere yang berarti ‘menghasilkan atau mempublikasikan. Maksudnya, bahan yang telah disunting atau diedit tersebut siap ditunjukkan atau disiarkan kepada masyarakat umum.

Lalu, berasal dari kata dasar apakah kata editor itu? Memang, banyak versi mengenal munculnya kata editor atau edit ini. Di dalam bahasa Inggris, kata edit sering diambil sebagai contoh dari kasus pembentukan terbalik. Kata edit muncul dari kata editor, bukan sebaliknya. Dengan kata lain, kata edit bukan merupakan asal dari kata editor. Hal ini tentunya kebalikan dari kasus seperti dalam kata diver yang dibentak dari kata dasar dive sebagai pola derivational yang umum

Menurut sejarah kemunculannya, kata edit dalam pengertian *mempersiapkan penerbitan pertama kali digunakan pada tahun 1791 atau ada juga yang menyebutkan pada tahun 1793, Pada waktu itu kata edit dianggap berasal dari kata editor karena kata editor itu sendiri dalam pengertian orang yang mengedit pertama kali muncul pada tahun 1712. Ada juga yang mengatakan bahwa kata edit berasal dari bahasa Perancis ├ęditer yang berarti ‘menerbitkan, mengedit” dan pertama kali muncul pada tahun 1784.