Mengapa dinamakan Flow meter Lumpur ?

Lumpur aliran flow tidak lain adalah meteran aliran yang memiliki kinerjanya sendiri karena karakteristik cairan ini memiliki kandungan padat besar hingga 35%.

Di mana karakteristik cairan dapat homogen (juga aduk rata antara padat dan cair) atau tidak begitu homogen (padat tidak dapat larut dalam cairan).

 

Rekomendasi : flow meter air limbah

Sifat cairan ini harus cukup dipahami dengan baik, sampai ketika kita menentukan jenis meter aliran yang akan digunakan untuk mengukur debit cairan memiliki kecocokan sehingga mampu mendeteksi aliran cairan lumpur dan aliran flow memiliki kinerja yang baik dan tahan lama dan biaya operasional juga pemeliharaannya tidak terlalu mahal

Pada kesempatan ini mungkin lumpur dapat dikatakan dikoreksi dalam persentase ketebalan di mana anak panah pada konsentrasi lumpur di atas atau di bawah 20%, makna kandungan padat dalam air lumpur berada pada 20%. Lumpur untuk yang kandungan padatnya di bawah 20% kita masih dapat menggunakan meter aliran ultrasonik meskipun tingkat akurasi dapat bergeser lebih dari 2%.

Padahal jika kandungan padat air lumpur di atas 20% harus menggunakan meter aliran elektromagnetik dengan bahan elektroda dan linner dalam semua sifat dan karakteristik lumpur yang mungkin agresif dan korosif.

Untuk lumpur yang sangat korosif dan agresif (tingkat abrrate tinggi) lebih disukai untuk menggunakan bahan di atas bahan di atas SUS316L, sedangkan untuk suhu limbah tinggi harus menggunakan bahan PTFE di antik.