Langkah-Langkah Cara Setting Flow Meter Elektromagnetik

Fungsi dari flow meter. adalah sebagai alat yang digunakan untuk memahami ada suatu aliran material, baik itu yang berwujud liquid, gas, maupun powder didalam suatu jalur aliran, bersama dengan segala segi aliran itu sendiri yang meliputi kecepatan aliran (flow rate) dan volume dari matrial (total massa) yang mengalir didalam jangka selagi khusus yang dikirim berwujud data angka dan mampu terhitung diteruskan fungsi membuahkan aliran listrik atau isyarat yang mampu digunakan sebagai input terhadap control atau kronologis electric lainnya.

Maka, agar sesuai tujuan, cara setting flow meter tokico 2 inch ini mesti diterapkan sebaik mungkin agar tidak tersedia kesalahan.

 

Prinsip kerja dari alat ini berdasarkan Hukum Farraday terhadap induksi elektromagnetik untuk mengukur proses suatu aliran. Yaitu, tingkat tegangan isyarat sesuai bersama dengan kebanyakan kecepatan aliran yang diinduksi terhadap suatu elektroda ketika cairan konduktif mengalir melalui medan magnet terhadap kecepatan V. Sinyal tegangan induksi selanjutnya ditangkap oleh satu pasang atau lebih elektroda dan ditransmisikan ke converter fungsi pemrosesan lebih lanjut.

 

Sinyal sesudah itu dikonversi ke didalam isyarat denyut (pulse), dan terhitung isyarat arus 4 – 20 mA, serta isyarat keluarannya ditampilkan terhadap layar LCD terhadap selagi yang sama.

Pada umumnya, flow mtr. elektromagnetik mampu bekerja bersama dengan baik terkecuali konduktivitas dari aliran mencukupi persyaratan. Untuk keakurasian dari flow meter.

 

electromagnetic, tersedia kriteria kecepatan aliran sekurang-kurangnya dan kecepatan aliran maksimumnya. Karena itu, kapasitas dari flow mtr. tidak hanya didasarkan terhadap ukuran flow mtr. yang kebanyakan mengikuti dimensi dari pipa.

 

Untuk lebih tepatnya, ukuran alat ini mengacu terhadap kapasitas pompa atau besarnya aliran dari fluida didalam pipa. Hal selanjutnya fungsi memelihara keakurasian alatnya sekaligus fungsi menaikkan efektifitasnya.

Selain perihal tersebut, posisi installasi dari alat flow meter-nya terhitung mesti diperhatikan mengikuti wejangan cara instalasi yang telah diberikan oleh manfacture. Hal ini agar mampu menjauhkan terjadinya back pressure maupun terjadinya terjebaknya udara di didalam flow meter.

 

Karena itu, cara setting flow mtr. terhadap pipa yang telah tersedia mesti disiasati fungsi mencukupi komitmen kerja, komitmen installasi, dan terhitung memperhitungkan installasi pipa yang ada.

Intinya, didalam cara setting flow meter, pertama mesti menyimak kriteria dan beberapa langkah installasi agar agar tujuan dari pemasangan alat ini mampu tercapai. Kedua, menyimak lokasi pemasangan flow meter. Karena, untuk lokasi indoor dan installasi terhadap lokasi out door mesti penyesuaian.

 

Terhadap ketinggiannya pun mesti diberi perhatian khusus. Misalnya; terkecuali flow meternya dipasang terhadap pipa bersama dengan ketinggian 3 mtr. atau lebih pastinya berbeda bersama dengan flow mtr. yang dipasang terhadap posisi di bawah tanah atau di selokan.

 

Langkah-langkah cara setting flow meter elektromaknetik yang tepat adalah sebagai berikut;

  1. Persiapkan; Kunci Pas 30/32, Gasket Flange 6 Inchi, Baut+Ring+Mur M20 L=90, Flange 6” JIS 20K.
  2. Tentukan lokasi istallasi dan jarak instalasi upstream-nya: 5D terhadap Elbow, 5D D terhadap Tee, 10D terhadap Valve. Serta, jarak instalasi downstream : 2D terhadap Elbow.
  3. Metode installasi :
  • Hindari pemasangan dengan arah fluida turun
  • Usahakan instalasi dengan posisi atau tempat sedemikian rupa sehingga tidak ada udara yang terjebak dalam alat flow meter-nya.
  • Pastikan arah aliran sesuai dengan arah tanda panah pada flow meter-nya.
  1. Pemasangan Flow meter;
  • Angkat flow meter dengan hati-hati
  • Pasang gasket, baut, mur, dan ring dengan pengencangan secara silang agar tidak bocor.
  1. Pasang Ground cable.
  2. Alirkan air dengan melakukan pengecekan pada sambungan flange dan pastikan arah dari aliran mengikuti tanda pada flow meter serta supaya tidak ada kebocoran.
  3. Matikan pompa atau tutup valve.
  4. Pemasangan cable:
  • Buka bagian belakang converter dengan memutarnya.
  • Buka cable gland dan masukan kabel kedalamnya dan kencangkan.
  • Pasang kabel pada socket dengan tanda L dan N.
  • Kencangkan Cable gland.
  • Tutup Converter dan kencangkan.
  1. Setting dan pembacaan:
  • Hidupkan listrik dan pompa atau buka valve
  • Perhatikan layar atau display pada converter-nya.
  • Untuk setting dan perubahan parameter bisa dilihat di operation manual dari flow meter yang dimiliki tersebut.

Itulah langkah-langkah cara setting flow meter elektromagnetik yang dapat kita terapkan. Semoga informasi ini bermanfaat.