Pakan Ayam Petelur Bahan Organik yang Mudah Dibuat

Halo teman-teman,pada kesempatan kali kita pembahasan kita tentang pakan ayam petelur bahan organik yang mudah dibuat. Penasaran?Baca sampai akhir yuk.

Ayam Petelur

ayam petelur

Isa Brown breed laying hens free range in green grass walking and curiously watching the camera, waiting fr treat

Ayam petelur merupakan induk ayam dewasa yang dikembangbiakkan khusus untuk diambil telurnya.Secara historis, ayam petelur merupakan jenis ayam yang hidup di hutan dan dipelihara oleh masyarakat desa. Biasanya ayam ini sering dijadikan sebagai sumber makanan utama.

Seiring waktu, burung belibis telah dipilih oleh berbagai produsen makanan untuk menemukan gen paling unggul untuk ayam petelur dan ayam pedaging.Dengan memilih ayam petelur unggul, produsen akan menghilangkan sifat-sifat buruk dan mempertahankan sifat-sifat baiknya.

Ayam petelur terpilih digunakan sebagai plasma nutfah untuk dijadikan benih berkualitas.Budidaya ayam petelur dapat dimulai saat ayam berumur 5 bulan kemudian dilanjutkan dengan menghasilkan telur selama 1 atau 2 tahun kemudian.

Namun secara umum, produksi telur terbaik adalah dalam beberapa tahun pertama, ketika ayam mulai bertelur.

Pakan Ayam Petelur Bahan Organik

pakan ayam petelur bahan organik

Pangan merupakan sumber energi dan materi untuk pertumbuhan dan kehidupan makhluk hidup. Zat terpenting dalam pakan adalah protein.

Dalam pembuatan pakan ayam bahan ranik kalian dapat menggunakan mesin pembuat pakan ayam juga loh.

1. Bungkil Kacang Tanah

Bungkil kacang merupakan limbah dari pengolahan minyak kacang tanah. Tepung kacang tanah disukai oleh hewan ternak dan merupakan suplemen protein nabati berkualitas tinggi.

Tidak jauh berbeda dengn pakan ayam pedaging,ternyata bungkil kedelai juga bisa digunakan sebagai campuran pakan ayam bahan organik.

Namun pada bungkil kacang ini mengandung anti nutrisi yang dapat menyebabkan kelenjar tiroid pada ternak membesar dan juga memiliki khasiat pencahar, namun efeknya lebih sedikit dibandingkan dengan kacang tanah. Kualitas tepung kacang tanah dapat diuji secara kualitatif melalui uji bulk density atau floating test.

Massa jenis tepung kacang tanah adalah 465,6 g / l. Selain itu, uji organoleptik seperti tekstur, rasa, warna, dan bau dapat digunakan untuk menentukan kualitas bungkil kacang tanah yang baik. Tes kulit dengan fluoroglucinol juga bisa dilakukan.

Ada 46,62% untuk protein dalam bungkil giling dan 5,5% untuk serat kasar. Jika serat kasarnya lebih tinggi, maka telah terjadi pemalsuan cangkang, sehingga produk tersebut tidak bisa disebut tepung kacang tanah, melainkan tepung kacang tanah dan kulitnya.

Untuk kualitas protein pada tepung kacang tanah hampir sama dengan tepung kedelai, namun terdapat satu perbedaan dengan tepung kacang tanah yaitu tepung kacang tanah biasanya mengandung lisin yang lebih sedikit dibandingkan tepung kedelai.

Tepung kacang tanah memiliki kandungan kalsium (Ca) yang rendah dan kandungan fosfor (P) nya hanya setengah dari tepung biji kapas. Selain itu, tepung kacang tanah kekurangan karoten, vitamin D, tiamin, riboflavin, tetapi kaya akan niasin dan asam pantotenat.

Direkomendasikan untuk memberikan tepung kacang tanah kepada sapi dengan jumlah kurang lebih 25% dari total konsentrat.

2. Ampas Tahu

Limbah adalah limbah atau residu yang berasal dari suatu proses produksi, baik dari kegiatan industri maupun dari kegiatan rumah tangga atau rumah tangga.

Secara umum, banyak sampah yang masih bisa didaur ulang menjadi bahan bermanfaat seperti botol plastik yang bisa diubah pengrajin menjadi barang berkualitas. . Selain itu, limbah yang dapat dimanfaatkan peternak untuk memelihara ternaknya adalah limbah tahu.

Ampas tahu merupakan produk sisa dari pengolahan makanan tahu. Residu tahu tersedia dengan harga yang relatif murah, sehingga banyak petani yang memanfaatkan sisa tahu sebagai bahan alternatif pakan ayam. Daging tahu mengandung protein yang tinggi, yang berpengaruh positif terhadap produktivitas ayam.

Namun saat pemberian sisa tahu pada ayam breeding tetap harus menahan pengeluaran agar tidak terlalu banyak dan usahakan agar pakan tidak disimpan di feed bin karena ampas tahu lebih cepat membusuk sehingga menyebabkan feed bin tumbuh berjamur. jika tidak dibersihkan secara teratur.

3. Biji Kecepir

Beberapa zat anti gizi yang terdapat pada biji kecipir, seperti antitrip, saponin, tanin, dan berbagai zat anti gizi lainnya. Antitripsin adalah sejenis protein yang efek kerjanya dapat membahayakan hewan, mis. B. menghambat pertumbuhan, mengganggu aktivitas enzim tripsin dan menyebabkan pankreas membesar.

Antirypsin ditemukan di banyak kacang-kacangan termasuk kacang polong (Khan 1982). Pada tanaman kecipir, antitripsin terikat pada psophocarpine B, salah satu fraksi globulin yang mengandung asam amino dengan kandungan sulfur (Khan 1982).

Varietas Chymbu merupakan varietas kecipir yang memiliki kandungan antitripsin tertinggi dibandingkan varietas lainnya (de Lumen dan Salamat 1980). Seperti kedelai, sebagian besar antitripsin ditemukan dalam tauge mentah (Chan dan de Lumen 1982).

Menurut Jeffer dan Korte (1976), konsumsi biji kecipir mentah menimbulkan gejala keracunan antitripsin, yaitu pertumbuhan terhambat, pankreas membesar, dan limpa mengecil. Mengolah biji kacang seperti merendam atau memanaskannya dapat menonaktifkan antitripsin.

4. Tepung Daun Pepaya

Kandungan protein pada daun pepaya adalah 23,5% dan pada daun ubi jalar sekitar 29%. Kedua tanaman tersebut dikenal dengan kandungan seratnya yang tinggi dan mengandung zat yang berbahaya bagi pertumbuhan ayam petelur. Oleh karena itu, penggunaannya maksimal 5% dari total pakan ayam.

Manfaat lain dari daun pepaya yakni

1. Mengatasi Gejala Demam Berdarah Dengue

Demam berdarah, atau malaria, adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. Penyakit ini bisa menyebabkan trombosit lepas.

Meskipun obat malaria belum ditemukan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun pepaya dapat meningkatkan kadar trombosit dalam tubuh.

2. Menjaga Fungsi Pencernaan

Terdapat serat, nutrisi, dan senyawa dalam daun pepaya yang dapat membantu fungsi pencernaan. Salah satunya adalah papain.

Senyawa ini dapat memecah protein besar menjadi asam amino kecil. Sehingga tubuh bisa mencerna dengan lebih mudah.

Selain itu, daun pepaya banyak digunakan sebagai terapi alternatif untuk gangguan pencernaan seperti gas, mulas, sembelit, dan masalah iritasi usus besar.

3. Meredakan Nyeri dan Peradangan

Zat seperti papain, flavonoid, dan vitamin E yang terdapat dalam ekstrak daun pepaya memberikan manfaat anti inflamasi.

Daun pepaya juga aman dan bermanfaat untuk peradangan internal dan eksternal seperti ruam, nyeri otot dan sendi.

4. Menjaga Kadar Gula Darah

Penderita diabetes sangat disarankan mengkonsumsi daun pepaya setiap hari. Ini karena tes dengan daun pepaya hewan menunjukkan efek antioksidan dan penurunan gula darah yang kuat.

Meski belum ada penelitian pada manusia hingga saat ini, daun pepaya telah lama menjadi obat herbal tradisional.

5. Membantu Pertumbuhan Rambut

Kebotakan bisa disebabkan oleh tingginya tingkat stres oksidatif dalam tubuh. Mengonsumsi sayur atau buah yang tinggi antioksidan seperti pepaya dapat mengurangi risiko kebotakan dini.

Tak hanya itu, menggunakan masker rambut ekstrak daun pepaya sangat bagus untuk mencegah ketombe dan memperkuat akar rambut.

Demikian pembahasan kita tentang pakan ayam petelur bahan oraganik,semoga artikel ini dapat membantu kalian saat pembuatan pakan.